Text
Bepergian (Rihlah) Secara Islam
Dalam Islam, perjalanan atau bepergian (rihlah) sangat dianjurkan, terutama rihlah yang mengandung nilai-nilai ibadah.
Rihlah tidak hanya terbatas pada pengertian sempit seperti tamasya atau darmawisata. Setiap gerak atau langkah kita dari satu tempat ke tempat lain yang dibarengi dengan niat ibadah adalah rihlah. Termasuk dalam pengertian ini adalah mencari nafkah, silaturahim, ibadah haji, studi, wisata untuk taqarrub kepada Allah, kunjungan muhibah, dan lain-lain.
Dr. Abdul hakam Abdul Lathif Ash-Sha'idi mengurai masalah rihlah dalam perspektif ISlam. Dijelaskan antara lain anjuran untuk rihlah, tujuan rihlah, macam-macam rihlah, etika rihlah, dan rihlah-rihlah yang termasyhur.
| NFKS0000265 | 297.5 ABD b | My Library (Islam) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain